It's been a long (I think) since I wrote review. Terakhir kalo ga salah buat event review musim gugur tahun kemaren. But, now I'm not gonna write about someanime. As you can see above there, I'll reviewing a game, called Evil Life.
Setelah meledaknya sebuah permainan tak pantas tentang child abuse kemarin. Lahirlah sebuah permainan yang lebih masuk akal dan bisa di nalar. Basisnya sama, masih tentang sexually things. Tapi dijamin, persentase tertangkap ormas digame ini lebih kecil.
Title : Evil Live
Type : Visual Novel, Eroge
Status : Not full release but playable
Platform : PC, Android
Languange : Chinese, English
Developer : Leoleon
Package : —
Size : 262.83mb
Rating : 18+
Jadi game apa ini? Yaaa seperti yang saya tulis diatas. Bukan, lebih tepatnya? Permainan tentang simulasi "kencan". You know what I mean whit that "date" right 😏? Sederhana-nya ini adalah permainan dimana kalian harus membuat wanita-wanita pekerja dalam game ini mengakui kalian. Sampai mau berhubungan dengan kalian lagi dan lagi.
Ya, sesederhana itu. Mekanisme dan sistem yang diimplementasikan kedalam game ini tidak jauh berbeda dari sejenisnya. Yang unik adalah, masing-masing wanita punya waktu tersendiri untuk dapat didekati. Dan kalian harus mengeksplorasi itu sendiri, serunya disitu.
Mereka punya rute yang cukup panjang, namun semuanya saya rasa bisa diselesaikan dalam sehari. Karena dibantu oleh fitur yang saya sebut "time skip". Dimana fitur tersebut menolong kita dalam memangkas waktu dari pagi ke siang, siang ke sore dan seterusnya. Tapi dengan adanya fitur ini, saya jadi merasa kehilangan.
Kehilangan apa? Kesempatan untuk mengeksplorasi semua interaksi yang bisa dilakukan dan bisa terjadi. Tapi memang tidak banyak interaksi yang bisa kita lakukan terhadap environtment-nya. Interaksi yang bisa kita lakukan amatlah terbatas. Seperti membuka pintu untuk ke ruangan lain, namun diruang tersebut tidak ada hal lain yang bisa kita lakukan. Padahal seharusnya kita bisa melakukan sesuatu yang sedikit lebih jauh, seperti mandi misal.
Diluar masalah itu, ada hal lain yang berpengaruh langsung kepada pengalaman bermain. Yaitu, frame-drop pada adegan-adegan yang menggunakan animasi. Bukan karena perangkat kita yang kentang, namun memang dari gamenya sendiri. Entah literally dari permainannya atau karena hasil port yang kurang baik.
Juga masih ada terjemahan yang luput. Untuk penggunaan bahasa Inggrisnya sudah oke, cuman mungkin beberapa dari kalian akan merasa aneh saja dengan kosa kata yang digunakan karena tidak terbiasa. Hal yang mengganggu adalah, bagian teks yang tidak ter-terjemahkan. Dan juga teks yang keluar offside.
Kalau kalian mengesampingkan itu semua. Permainan ini bagus walaupun seadanya. Grafisnya amat sangat memukau dengan texture yang bening dan mapping yang baik. Sculptor handal menghasilkan mode-model wanita yang menyegarkan mata. Dengan proprosi yang baik, walaupun kurang variatif.
Saya yakin, besarnya ukuran game ini bukan karena sistem dan environtmentnya. Melainkan karena 3D modelnya. Semakin banyak polygon pada objek tiga dimensi, maka semakin besar ukuran berkasnya. Dan disini, jumlah polygon-nya tidak main-main.
Karakter utamanya benar-benar merepredentasikan seorang fuccbuoy. Dan urusan musik, minimalis. Menggunakan musik non-copyright, tapi efek suara yang dihadirkan cukup detail. Saya sendiri masih berharap akan ada suara waktu adegan itu. Juga tidak lupa tentu menginginkan suara afufufu nya.
Untuk plot, hmmm. Diawali dengan sebuah komedi absurd dan berakhir serius pada tiap rute. Setidaknya di versi gratis yang sekarang beredar. Tidak bisa mengharapkan cerita yang apik, karena memang tipikal fanservice. Tiap karakter juga tidak diberi origin yang detail. Bahkan di rute mereka, yang diberikan hanya pandangan saat mereka bersama pemain.
Overall, ini adalah game yang bagus secara keseluruhan tapi masih buruk dalam segi pengembangan. Terutama dalam kelasnya sebagai game erotis. Memberikan fanservice yang banyak dengan segala fetish didalamnya. Mengencani semua wanita idaman didalamnya dengan berbagai macam pendekatan. Dan hanya akan memiliki satu akhir. Sebuah game yang mudah bahkan untuk pemula.
So that's all that I can say about this game, after I could only finish three route. Masih ada beberapa hal yang tidak bisa kalian akses didalamnya. Jadi apabila kalian penasaran kalian bisa cek pateron Leoleon dan menjadi patron untuk medapatkan update lainnya. Maaf apabila ada salah kata yang menyinggung, dan kurang pantas. Saya akhiri disini, sayoo—
Tags : bahas game, dating simullation game, ero game, Eroge, game 18+, game android, game simulasi, ulasan,

0 Comments for "Game Bejat Yang Bisa Dimaklumi"